Selama pandemik covid-19 atau pun tidak, teman-teman guru bahasa Indonesia juga bisa memberikan tugas menulis teks deskripsi dengan memanfaatkan media sosial seperti instagram. Beriku ini adalah postingan siswa saya selama berlibur ke Malaysia.
Judul : Sebuah Usaha Melupakan Penulis : Boy Candra Penerbit : MediaKita Tahun Terbit : 2017 Harga Buku : Rp58.000 Saya tidak pernah membeli bukunya Boy Candra. Baru kali ini saya membelinya. Alasannya adalah pertanyaan dari siswa saya di Bimbel Ganesha Operation, “Kak, tahu Boy Candra? Itu saya suka buku-buku karyanya.” Nah, setelah itu, ketika saya pergi ke toko buku, buku karya Boy Candra muncul saja dan memanggil-manggil untuk dibeli. Akhirnya, saya belilah satu karyanya yang berjudul Sebuah Usaha Melupakan . Judulnya menarik. Rupanya, yah, mungkin saya tidak brjodoh dengan buku ini. Saya akui bahwa semua buku itu bagus, tetapi ada beberapa buku dengan tema tertentu yang saya kurang suka. Nah, Boy Candra m...
Teks puisi rakyat merupakan materi yang terdapat di kelas VII semester 2.. Dari semua jenis-jenis puisi rakyat, ada satu jenis puisi rakyat yang masih digunakan oleh masyarakat umum hingga saat ini, yaitu pantun. Agar pantun bisa dikenali secara modern oleh siswa generasi Z atau generasi milenial, pantun perlu dijelaskan dengan cara yang modern dan penugasan yang asyik. Cara asyik untuk membuat siswa bisa menulis pantun adalah dengan cara mempublikasikan pantun di media sosial, yaitu story instagram. Setelah pantun ditulis, siswa bisa memasukkannya ke dalam design canva yang menarik. Di canva, siswa bisa sekaligus belajar design. Berikut ini adalah keseluruhan pantun yang ditulis siswa dengan tema virus covid-19 lalu didesign di canva.
Judul : A Very Yuppy Wedding Penulis : Ika Natassa Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit : 2018 Harga Buku : Rp61.000 Saya termasuk orang yang hobi sekali mengoleksi semua karya penulis yang sama. Ketika Andrea Hirata menerbitkan bukunya yang pertama, Laskar Pelangi , saya langsung jatuh cinta dengan penulisnya. Jadilah, setiap kali Andrea Hirata menerbitkan karya lagi, saya pasti membelinya. Begitupula dengan Ika Natassa. Ketika karyanya yang berjudul Critical Eleven dikenal masyarakat bahkan hingga difilmkan, saya pun langsung mencari novel-novel lain yang juga ditulis olehnya. Novel A Very Yuppy Wedding adalah novel pertama yang diterbitkan oleh Ika Natassa. Saya membelinya di Gramedia saat ada kegiatan I...
Komentar
Posting Komentar